PEMALANG, — Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Randudongkal, Kabupaten Pemalang, langsung tancap gas mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026. Setelah sukses mengawali sosialisasi di Desa Rembul pada Rabu (15/7/2026), rangkaian tahapan kini resmi bergulir di Desa Randudongkal pada Rabu (22/7/2026).
Langkah maraton ini diambil untuk memastikan seluruh elemen masyarakat dan kelembagaan desa memahami secara menyeluruh regulasi serta tahapan krusial dalam pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
Camat Randudongkal, Agus Mulyadi, S.I.P., M.M., turun langsung memimpin dan memandu jalannya sosialisasi. Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, Pemcam Randudongkal turut menghadirkan narasumber dari jajaran Forkopimcam, termasuk perwakilan Polsek Randudongkal, Danramil Randudongkal, serta unsur Tata Pemerintahan Kecamatan.
“Sosialisasi ini menjadi fondasi penting agar setiap tahapan Pilkades Serentak 2026 berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku. Kehadiran TNI dan Polri di sini juga menegaskan komitmen kita bersama dalam menjaga stabilitas keamanan,” ujar Agus Mulyadi.
Tak butuh waktu lama, usai sesi pemaparan materi sosialisasi diselesaikan, agenda langsung disambung dengan agenda krusial: Musyawarah Pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa dan Tim Pengawas Pilkades Desa Randudongkal Tahun 2026.
Musyawarah formal yang dipimpin langsung oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Randudongkal beserta jajaran anggotanya ini berlangsung dinamis. Demi melahirkan struktur kepanitiaan yang netral dan kredibel, BPD melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari: Tokoh Agama & Tokoh Masyarakat, Keterwakilan Pemuda Desa, dan Unsur Kelembagaan Desa.
Ketua BPD Desa Randudongkal menegaskan bahwa pembentukan panitia dan tim pengawas ini menjadi pijakan awal yang sangat menentukan keberhasilan seluruh proses demokrasi ke depan.
“Ini adalah bagian dari tahapan persiapan wajib. Fokus utama kami adalah mewujudkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa yang tertib, transparan, demokratis, dan yang paling utama adalah menjaga situasi tetap kondusif di Desa Randudongkal,” tegasnya usai musyawarah mencapai mufakat.
Dengan terbentuknya struktur panitia dan tim pengawas, Pemcam Randudongkal kini resmi memasuki fase teknis Pilkades Serentak 2026. Sinergi dan koordinasi yang kuat antara panitia desa, BPD, serta tim pengawas kecamatan diharapkan dapat meminimalisir potensi kendala di lapangan hingga hari pencoblosan mendatang. (Red)
















