JAKARTA – Anggota DPR RI Fraksi PKS, Rizal Bawazier, terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Daerah Pemilihan Jawa Tengah X, yang meliputi Kabupaten/Kota Pekalongan, Pemalang, dan Batang. Pada Selasa, 5 Agustus 2025, Rizal melakukan pertemuan strategis dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Sosial (Kemensos) di kantor pusat Kemensos, Jakarta.
Pertemuan tersebut menjadi wadah penting untuk menyampaikan aspirasi warga terkait dua isu utama yang banyak dikeluhkan: kejelasan proses mutasi pegawai daerah dan lambannya penyaluran bantuan sosial (bansos).
“Kami hadir membawa suara rakyat Dapil Jateng X. Mereka menginginkan proses mutasi pegawai yang lebih transparan dan adil, serta percepatan bantuan sosial yang merata dan tepat sasaran,” tegas Rizal dalam diskusi tersebut.
Dalam dialog yang berlangsung konstruktif itu, Rizal menekankan pentingnya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah agar tidak terjadi ketimpangan dalam implementasi kebijakan. Hal ini terutama penting dalam sektor kepegawaian dan distribusi bantuan sosial yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.
Pejabat tinggi dari BKN dan Kemensos yang turut hadir menyambut baik masukan yang disampaikan. Mereka sepakat bahwa kolaborasi dengan wakil rakyat merupakan bagian penting dalam menyusun kebijakan yang responsif dan berpihak kepada masyarakat.
Rizal Bawazier juga menegaskan bahwa perjuangan di parlemen bukan sekadar soal legislasi, tapi juga pengawalan aspirasi yang disuarakan masyarakat secara langsung.
“Kami akan terus membuka ruang dialog dengan kementerian dan lembaga terkait, agar aspirasi rakyat tidak hanya didengar, tapi juga diwujudkan melalui kebijakan yang konkret,” tambah Rizal.
Langkah Rizal ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat didapilnya dan sekitarnya. Respons positif tersebut menunjukkan bahwa isu kepegawaian dan bantuan sosial merupakan persoalan nyata yang dirasakan masyarakat, sekaligus memperlihatkan pentingnya kehadiran wakil rakyat yang aktif dan responsif.
Melalui upaya ini, Rizal Bawazier kembali menegaskan perannya sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah, dengan mengedepankan pendekatan dialogis dan solusi kelembagaan.

















