PEMALANG—Anggota DPR RI, Rizal Bawazier, menunjukkan cara unik dalam menyerap aspirasi masyarakat. Dalam kunjungan kerjanya ke Desa Warungpring, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, pada Rabu (20/8/2025), Bawazier tidak hanya menghadiri acara formal, melainkan juga ikut memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-80 dengan menonton langsung pertandingan sepak bola antar-RW.
Di tengah riuhnya sorak sorai penonton, perhatian Bawazier beralih ke aspirasi warga yang disampaikan langsung oleh kepala desa dan perwakilan masyarakat. Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi warga untuk menyampaikan masalah pendidikan yang selama ini mereka hadapi.
Aspirasi utama yang disuarakan adalah ketiadaan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di wilayah tersebut. Warga mengungkapkan kesulitan yang dihadapi anak-anak mereka yang terpaksa menempuh jarak jauh dan mengeluarkan biaya besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA.
Merespons keluhan tersebut, Rizal Bawazier menyatakan keprihatinannya. “Saya sangat prihatin mendengar bahwa hingga saat ini belum ada SMA Negeri di Warungpring,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara.
Tak hanya sekadar mendengarkan, Bawazier langsung menegaskan komitmennya. Ia berjanji akan memperjuangkan pendirian SMA Negeri di Warungpring dengan berkoordinasi dengan pihak terkait, baik di tingkat pusat maupun daerah. “Ini bukan hanya sekadar janji, tetapi merupakan komitmen saya sebagai wakil rakyat,” tegasnya.
Janji dari Bawazier ini disambut gembira oleh masyarakat Warungpring. Mereka berharap, dengan adanya dukungan dari pusat, rencana pendirian SMA Negeri dapat segera terwujud, sehingga generasi muda di wilayah itu memiliki akses pendidikan yang lebih baik dan masa depan yang lebih cerah.

















