Keselamatan Prioritas! Rizal Bawazier Desak PLN Turun Langsung ke Pekalongan Barat

  • Bagikan
banner 468x60

JAKARTA – Keamanan warga di tengah situasi bencana menjadi sorotan utama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI. Anggota Fraksi PKS, Rizal Bawazier, memberikan peringatan keras kepada PT PLN (Persero) untuk segera melakukan pengecekan lapangan secara menyeluruh di wilayah Pekalongan Barat yang kini tengah dikepung banjir.

​Meski mengapresiasi kecepatan PLN dalam menangani gangguan kelistrikan secara umum, Rizal menekankan bahwa aspek keselamatan nyawa warga tidak boleh dikompromikan oleh prosedur administratif semata.

Example 300x600

​Ancaman Listrik di Tengah Banjir

​Dalam rapat yang dihadiri oleh Direktur Utama PLN tersebut, Rizal melaporkan temuan mengkhawatirkan dari daerah pemilihannya. Di beberapa titik di Pekalongan Barat, ketinggian air banjir dilaporkan telah mencapai posisi yang sejajar dengan meteran listrik warga.

​”Di Pekalongan, khususnya Pekalongan Barat, tim PLN memang bergerak sangat cepat. Tapi saat ini statusnya masih tanggap darurat banjir. Ada kondisi di mana meteran listrik sudah sejajar dengan tinggi air. Ini mohon benar-benar dicek oleh tim di lapangan,” tegas Rizal di Gedung Nusantara I, Senayan (21/1).

​Desakan untuk Aksi Nyata

​Rizal meminta PLN tidak hanya memantau dari jauh atau sekadar memastikan aliran listrik tersedia, tetapi harus memastikan bahwa infrastruktur yang ada tidak membahayakan keselamatan publik. Ia mendesak jajaran direksi PLN untuk menginstruksikan tim teknis turun langsung ke lokasi-lokasi rawan.

​”Jangan berdiam diri saja. Kami mohon dalam RDP ini, PLN turun langsung mengecek kondisi di Pekalongan Barat. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” lanjutnya.

​Evaluasi Indikator Pemulihan

​Lebih lanjut, legislator PKS ini menyarankan agar PLN memperbarui indikator keberhasilan penanganan bencana. Menurutnya, indikator “listrik menyala” saja tidak cukup jika masyarakat masih merasa was-was akan potensi korsleting atau sengatan listrik akibat infrastruktur yang terendam.

​”Patokannya jangan hanya sudah menyala. Di sana mungkin masih ada kebutuhan lain yang bisa dibantu PLN agar pemulihan benar-benar dirasakan masyarakat secara aman,” jelas Rizal.

​Komitmen Pelayanan Masyarakat

​Menutup intervensinya, Rizal Bawazier berharap PLN terus meningkatkan kualitas layanan dan perlindungan bagi masyarakat, terutama di daerah yang secara geografis rawan terkena bencana tahunan seperti banjir. Ia menegaskan bahwa kehadiran petugas PLN di lapangan adalah representasi kehadiran negara dalam melindungi warga negaranya. (Her)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *