Rizal Bawazier Anggota DPR RI Pastikan: Rencana Jalur Lingkar Utara Pekalongan Segera Terealisasi, Tunggu Kick-Off 2029!

  • Bagikan
banner 468x60

PEKALONGAN – Kabar baik bagi masyarakat Pantura. Rencana pembangunan Jalur Lingkar Utama (Jalingkut) atau Jalur Lingkar Utara di wilayah Pekalongan telah resmi masuk dalam planning nasional dan blueprint Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Proyek ini didorong sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah kemacetan kronis di kawasan perkotaan.

​Solusi Permanen untuk Kemacetan Truk Berat

​Anggota Komisi VI DPR RI, Rizal Bawazier, menegaskan keseriusan pemerintah pusat terhadap proyek ini. Menurutnya, tujuan utama Jalingkut adalah menyediakan solusi permanen terhadap masalah kepadatan lalu lintas dan pembatasan kendaraan berat, khususnya truk bersumbu tiga, yang selama ini menjadi tantangan di Kota Pekalongan.

Example 300x600

​”Untuk jalur lingkar utama atau jalur lingkar Utara, planning-nya sudah ada. Sekarang yang sedang kita dalami adalah kapan pelaksanaannya dimulai, apakah di Tahun 2029 atau 2030. Jadi rencana itu sudah masuk dalam blueprint Bappenas,” jelas Rizal.

​Rizal Bawazier mengakui bahwa tindakan pembatasan truk besar yang berlaku saat ini di dalam Kota Pekalongan hanyalah tindakan sementara, sembari menunggu jalur lingkar tersebut terealisasi. “Tindakan pembatasan truk ini sebenarnya sementara. Cuma sementaranya lama, bisa dua atau tiga tahun. Tapi tujuannya jelas, yaitu menunggu Jalur Lingkar Utara terealisasi. Itu solusi paling penting,” tegasnya.

​Menghubungkan Tiga Simpul Strategis Pantura

​Jalur Lingkar Utara ini direncanakan akan membentang di wilayah tengah Pantura, menghubungkan tiga wilayah strategis:

  1. Perbatasan Pemalang
  2. Kabupaten Pekalongan
  3. Kabupaten Batang

​Proyek ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung peningkatan konektivitas di wilayah Pantura, di mana Kota Pekalongan menjadi salah satu simpul penting yang menghubungkan Semarang dan Tegal. Rizal juga memastikan bahwa proyek ini sudah masuk dalam perencanaan pendanaan di Bappenas.

​Sambutan Positif: Jalur Lingkar sebagai Game Changer

​Rencana pembangunan ini disambut antusias oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekalongan, M. Restu Hidayat. Ia meyakini bahwa keberadaan Jalur Lingkar Utara akan menjadi game changer bagi Kota Pekalongan.

​“Kalau Jalur Lingkar Utara terealisasi, itu akan menjadi game changer bagi Kota Pekalongan. Arus kendaraan berat bisa langsung dialihkan ke jalur tol, sehingga lalu lintas di dalam kota lebih tertib, aman, dan lancar,” ungkap Restu.

​Pihak Dishub berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat terkait pengaturan lalu lintas truk selama masa transisi. Dengan dukungan penuh dari DPR RI dan pemerintah pusat, Restu berharap pembangunan ini dapat segera terealisasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan Pantura.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *